Teori Kebahagiaan

Malam menjelang selembar selimut tak dapat menghalau udara dingin dari pendingin ruangan, semua sudah terlelap. Suasana senyap mulai merayap.

Tak seperti biasa, mata tak bisa terpejam, akhirnya kepala saya mulai melakukan kerjanya. Pikiran melayang ke sana sini, dan akhirnya menentukan sebuah tema yaitu kebahagian.

Kata kebahagiaan mempunyai arti yang relatif, pastinya tak sama maknanya bagi setiap orang, meskipun semua orang jelas ingin bahagia.

Banyak dari kita masih mencari kebahagiaan, tapi tak sedikit pula orang – orang telah sukses menggapai kebahagiaan. Mereka telah menemukan kebahagiaan dalam ketenangan dan kesederhanaan.

Hidup tanpa terlalu terobsesi dengan harta, tetapi memilih hidup sederhana asalkan dapat tetap bersama dan dapat saling bertatap muka setiap hari, melihat perkembangan anak – anak dalam bahagia yang tak terkira.

Seperti teori kebahagiaan yang ditulis oleh Albert Einstain untuk seorang kurir saat ia berada di Jepang hampir seabad lalu sebagai pengganti uang tip, bunyinya adalah : “Sebuah hidup yang tenang dan sederhana akan membawa kebahagiaan ketimbang terus – menerus mengejar sukses namun selalu diliputi kegelisahan”.

Sebuah teori yang patut untuk difahami dan menjadi renungan buat diri, apa yang kita cari untuk menggapai bahagia saat ini, apakah telah benar – benar membuat kita bahagia?

Photo taken by : Muhammad Ikramullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *