Tips agar tetap bahagia dan mampu mengendalikan ego

Pasang surut kehidupan siapa yang dapat memprediksinya. Semua kita pernah berada dalam situasi terbaik dan begitu juga sebaliknya, kita pernah terpuruk.

Butuh keberanian, nyali dan kesabaran dalam menghadapi situasi buruk yang menimpa diri agar kita dapat terus menjalani hari.

Ego adalah sifat alami manusia, sifat yang cenderung ingin menang dan lebih unggul dari yang lain. Meski ego adalah sifat dasar manusia, tetapi bukankah manusia diberi akal untuk mengendalikan ego?

Berikut tips yang saya lakukan agar dapat bersahabat dengan ego:

Mengubah marah menjadi hal positif

Saya adalah pribadi yang sulit menahan marah, tetapi belajar dari pengalaman terdahulu, bahwasanya melampiaskan marah tanpa pertimbangan adalah tindakan bodoh. Jika keadaan berbalik maka itu dapat merugikan diri sendiri.

Maka anda perlu trik untuk mengubahnya agar tak merugikan diri sendiri, salah satunya adalah dengan menulis. Tulislah segala kegelisahan hati, dan uraikan juga bagaimana cara menanggulanginya, dan bonusnya adalah dapat memotivasi orang yang membacanya.

Jangan terlalu banyak berharap pada sesama manusia

Manusia tak ada yang sempurna, anda boleh membina hubungan dengan siapa saja, saling tolong menolong, saling sayang menyayangi. Tetapi ingatlah bahwa Allah tempat satu – satunya kita berharap dan mencurahkan keluh kesah.

Jalani hari tanpa beban

Kita punya energi untuk hidup dari segudang mimpi yang kita rangkai. Tetapi kadang mimpi yang terlalu banyak membuat anda hanya fokus pada masa depan dan mengabaikan masa kini. Tak masalah memiliki banyak mimpi, tetapi memberi prioritas mana yang harus lebih dulu diwujudkan adalah baik untuk jiwa anda.

Seseorang yang hidup dengan banyak keinginan biasanya terlihat lebih egois, ia tak peduli bila harus menyakiti orang lain, demi memuluskan keinginannya. Bahkan tak masalah baginya jika melakukan sesuatu yang diluar kewajaran seperti menjatuhkan orang lain, haus kekuasaan, dan mementingkan diri sendiri.

Hindari hutang

Menghindari hutang akan membuat anda lebih tenang, membayar tagihan bulanan rumah tangga tepat waktu adalah cara hidup agar terhindar dari tekanan. Saya melihat bagaimana orang – orang yang terlampau banyak hutang sedangkan kemampuan untuk membayar yang terbatas, sehingga orang seperti ini kadang tak segan untuk menipu, atau mencuri bahkan tak ingin jabatan atau posisinya digantikan karena banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi.

Suami ku yang mantan pegawai bank sering berkata bahwa pinjaman bank sebenarnya ditujukan untuk orang yang punya uang dan rajin berusaha. Karena untuk mengembalikan pinjaman sesorang harus lebih giat bekerja atau ia harus mencari sumber dana lain untuk membayarnya.

Carilah cara untuk menyenangkan diri sendiri

Jangan pelit untuk menyenangkan diri, cari cara yang cocok dan sesuai dengan kesempatan dan kemudahan yang anda punya. Seperti saya yang sering menghibur diri dengan menulis dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Jadikan keluarga sebagai prioritas utama anda.

Pekerjaan dan kesibukan anda bukanlah segalanya. Tak ada teman atau atasan yang akan turut merasakan kesulitan yang anda alami, tetapi keluargalah yang selalu setia bersama anda kapanpun dan apapun kondisi anda.

Bersyukur

Bersyukur terhadap segala pencapaian, atas rezeki yang diberikan oleh Nya, akan membuat hidup lebih tenang dan bahagia.

Dengan menerapkan hal di atas tadi akan menghindarkan kita agar tidak menjadi pribadi yang sensitif, hindari menggunakan ego sebagai jalan keluar dari permasalahan hidup yang kita alami.

Demikian beberapa tips yang dapat saya uraikan, semoga dapat menjadi pengingat untuk diri dan bemanfaat bagi semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *